Utang Luar Negeri RI Tembus USD17,5 Miliar di Akhir 2020
Senin, 15 Februari 2021 - 10:37 WIB
(Baca juga: Subsidi Tarif KA Kelas Ekonomi Sudah Dimulai Sejak Awal Tahun, Nih Rinciannya )
Pada akhir kuartal IV/2020, ULN PBLK tumbuh sebesar 6,4% (yoy), melambat dari pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 8,4% (yoy). Selain itu, kontraksi ULN LK tercatat sebesar 4,7% (yoy), lebih besar dari kontraksi pada kuartal sebelumnya yang tercatat 0,9% (yoy).
Berdasarkan sektornya, ULN terbesar dengan pangsa mencapai 77,1% dari total ULN swasta bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin (LGA), sektor industri pengolahan, dan sektor pertambangan dan penggalian.
Pada akhir kuartal IV/2020, ULN PBLK tumbuh sebesar 6,4% (yoy), melambat dari pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 8,4% (yoy). Selain itu, kontraksi ULN LK tercatat sebesar 4,7% (yoy), lebih besar dari kontraksi pada kuartal sebelumnya yang tercatat 0,9% (yoy).
Berdasarkan sektornya, ULN terbesar dengan pangsa mencapai 77,1% dari total ULN swasta bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin (LGA), sektor industri pengolahan, dan sektor pertambangan dan penggalian.
(ind)
Lihat Juga :