Pupuk Batubara Bisa Jadi Jawaban Kelangkaan di Sektor Pertanian

Senin, 15 Februari 2021 - 22:15 WIB
Hal ini menunjukkan pertanian sebagai sektor yang relatif mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kuartal II tahun 2020.

Alternatif Pupuk Karbon untuk Meningkatkan Supply

Dengan tingginya kebutuhan pupuk untuk lahan pertanian di Indonesia, PT Casagro Futura Pratama akan membagun pupuk karbon dengan bahan baku batubara yang berdomisili di Klaten, Jawa Tengah. Pupuk karbon dengan bahan baku batubara ini sendiri merupakan penemuan inovatif terbaru karya anak bangsa di bidang pertanian yang telah diakui dunia.

Hal ini dapat dibuktikan dengan di dapatkannya U.S Patent / Paten Amerika sebagai penemuan baru di bidang pertanian pada tahun 2020 oleh H. Umar Hasan Saputra dan menjadikannya orang Indonesia pertama dan satu-satunya yang mendapatkan U.S Patent sebagai pemilik, penemu serta pengguna dari produk pupuk batubara.

Batubara sendiri sebenarnya merupakan fosil tanaman yang telah mati ribuan tahun lamanya dan masih menyimpan kandungan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah dan dengan proses aktivasi yang ditemukan oleh pemilik paten. Maka unsur hara tersebut dapat lepas dari ikatan karbon untuk dikembalikan ke dalam tanah.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Dukung Aparat Usut Penyelewengan Pupuk Bersubsidi


Pada bulan Desember 2020, PT Casagro Futura Pratama telah diberikan hak eksklusif dari pemilik paten untuk dapat mendirikan pabrik pupuk batubara di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sekaligus mendistribusikan produk batubara tersebut di 6 Kabupaten wilayah Karesidenan Surakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!