Penyaluran Bansos Diperpanjang hingga Akhir Tahun, Besarannya Berkurang

Senin, 18 Mei 2020 - 16:18 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, perpanjangan program ini dilakukan baik di wilayah Jabodetabek maupun non Jabodetabek. Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan program penyaluran bantuan sosial (bansos) akan diperpanjang hingga akhir tahun 2020, mendatang. Hal tersebut untuk menjaga daya beli masyarakat akibat wabah virus corona atau Covid-19.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, perpanjangan program ini dilakukan baik di wilayah Jabodetabek maupun non Jabodetabek. Kebijkan ini berlaku selama sembila bulan sejak April 2020 lalu.



"Bansos sembako Jabodetabek dan bansos tunai non-Jabodetaek diperpanjang menjadi sembilan bulan hingga Desember," ujarnya dalam teleconfrence, Senin (18/5/2020).

Menurut Sri Mulyani, meskipun dilakukan perpanjangan, namun besaran yang diterima tidaklah sama. Pemerintah akan melakukan perubahan pada nominal yang diterima oleh penerima manfaat khususnya pada tiwulan akhir.

Hanya saja, dirinya tidak menyebutkan berapa besaran nilai yang akan berubah tersebut. Namun sebagai gambaran, awalnya bansos Jabodetabek berupa sembako senilai Rp 600.000 yang diberikan selama tiga bulan sejak April sampai Juni.

Sedangkan yang non-Jabodetabek berupa tunai Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan. Namun kebijkan tersebut akan berubah menjadi Rp300.000 yang beralku pada periode Juli hingga Desember mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!