Dahsyat! Transaksi Digital Indonesia Diperkirakan Capai Rp1.736 Triliun di 2025
Jum'at, 12 Maret 2021 - 15:51 WIB
Dari angka tersebut, transaksi terbesar berasal dari jual beli di platfom e-commerce. Kemudian di susul dengan layanan transportasi, penjualan makanan hingga layanan travel online.
"Transaksi terbesar berasal dari sektor e-commerce selanjutnya layanan transportasi, penjualan makanan, media online dan layanan travel online," jelasnya.
Baca Juga: Banjir Seller China di E-Commerce Kita, RI Sasaran Empuk Pasar Digital
Sementara itu lanjut Wapres, jika melihat data Bank Indonesia peningkatan transaksi digital pada industri perbankan di Indonesia naik 13,91% pada 2020. Angka tersebut setara dengan Rp2.774 Triliun. "Sementara Bank Indonesia mencatat transaksi digital perbankan pada 2020 mencapai Rp2.774 triliun atau naik 13,91%," ucapnya.
Oleh karena itu lanjut Wapres, digitalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi industri ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Sebab menurut Wapres, ekonomi saat ini semakin mengarah kepada arah digitalisasi di tambah dengan adanya pandemi covid-19 yang semakin mempercepat perubahan tersebut.
"Transaksi terbesar berasal dari sektor e-commerce selanjutnya layanan transportasi, penjualan makanan, media online dan layanan travel online," jelasnya.
Baca Juga: Banjir Seller China di E-Commerce Kita, RI Sasaran Empuk Pasar Digital
Sementara itu lanjut Wapres, jika melihat data Bank Indonesia peningkatan transaksi digital pada industri perbankan di Indonesia naik 13,91% pada 2020. Angka tersebut setara dengan Rp2.774 Triliun. "Sementara Bank Indonesia mencatat transaksi digital perbankan pada 2020 mencapai Rp2.774 triliun atau naik 13,91%," ucapnya.
Oleh karena itu lanjut Wapres, digitalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi industri ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Sebab menurut Wapres, ekonomi saat ini semakin mengarah kepada arah digitalisasi di tambah dengan adanya pandemi covid-19 yang semakin mempercepat perubahan tersebut.
Lihat Juga :