Dukung Produk RI Go Internasional, Kemendag Siapkan Export Center di Surabaya
Minggu, 14 Maret 2021 - 00:30 WIB
"Dengan jumlah konsumsi Indonesia yang mencapai 59% dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia, kita harus menjaga konsumsi agar masyarakat dapat menggerakan industri dan ekspor meningkat," jelasnya.
Sebagai informasi, kemarin, pemerintah melepas ekspor bersama produk pertanian senilai Rp140 miliar ke 12 negara di Surabaya. Adapun komoditas yang diekspor terdiri 34 jenis.
Baca juga: Kominfo: Vaksin AstraZeneca Sudah Dapat Ijin Penggunaan Darurat BPOM
Komoditas tersebut di antaranya adalah pentol bakso, sarang burung walet, pakan ternak, premik, cicak kering, lipan kering, asam amino hewan LLysine sulfate, pakan ternak, susu pasteurisasi, susu, kelapa bulat, mentega kakao, bubuk kakao, biji kopi, cengkeh, dan serat campuran (sillage) allformilk.
Komoditas tersebut akan diekspor ke 12 negara tujuan, yaitu Amerika Serikat, Hong Kong, Timor Leste, Jerman, Brunei Darussalam, Thailand, China, Vietnam, Korea Selatan, Mesir, Singapura, Bangladesh.
Sebagai informasi, kemarin, pemerintah melepas ekspor bersama produk pertanian senilai Rp140 miliar ke 12 negara di Surabaya. Adapun komoditas yang diekspor terdiri 34 jenis.
Baca juga: Kominfo: Vaksin AstraZeneca Sudah Dapat Ijin Penggunaan Darurat BPOM
Komoditas tersebut di antaranya adalah pentol bakso, sarang burung walet, pakan ternak, premik, cicak kering, lipan kering, asam amino hewan LLysine sulfate, pakan ternak, susu pasteurisasi, susu, kelapa bulat, mentega kakao, bubuk kakao, biji kopi, cengkeh, dan serat campuran (sillage) allformilk.
Komoditas tersebut akan diekspor ke 12 negara tujuan, yaitu Amerika Serikat, Hong Kong, Timor Leste, Jerman, Brunei Darussalam, Thailand, China, Vietnam, Korea Selatan, Mesir, Singapura, Bangladesh.
(ind)
Lihat Juga :