Survei OECD: Ekonomi RI Diprediksi Hanya Tumbuh 4,9% di 2021

Kamis, 18 Maret 2021 - 17:04 WIB
"Penurunan ini mewakili penurunan 7 poin persentase dari prospek pertumbuhan sebelum krisis tahun 2020 sebesar 5%, yang akan merugikan banyak pihak, termasuk pekerja informal yang tidak memiliki jaring pengaman sosial," katanya.

Sementara kerugian pendapatan akan membebani konsumsi untuk beberapa waktu, peningkatan apapun dalam perdagangan global akan membantu eksportir Indonesia, dan kondisi bisnis yang lebih baik dari Omnibus Bill for Job Creation yang baru-baru ini disetujui dapat membantu memacu investasi dalam dan luar negeri.

Baca juga: Vaksinasi Digenjot, Bali Siap Terima Kunjungan Turis Asing pada Juli

Pandemi tersebut mempersingkat masa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan yang telah menyebabkan PDB per kapita meningkat dari 19% dari rata-rata OECD pada tahun 2001 menjadi 29% pada tahun 2019.

Kontribusi Indonesia terhadap PDB ASEAN berlipat ganda selama periode yang sama dari 17% menjadi 35%. Penurunan saat ini dapat mendorong hingga 10 juta orang ke dalam kemiskinan, menambah 26 juta yang diklasifikasikan sebagai miskin ketika virus menyerang.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!