Perkuat Pelatihan, BLK Terus Berkolaborasi dengan Industri

Sabtu, 20 Maret 2021 - 20:13 WIB
Balai Latihan Kerja (BLK) harus terus berkolaborasi dengan dunia industri agar pelatihan yang diselenggarakan mampu mengikuti perubahan yang berlangsung dinamis.
BANTAENG - Revolusi Industri 4.0 dan pandemi Covid-19 telah mempercepat perubahan pola usaha dan industri. Untuk itu, Balai Latihan Kerja (BLK) harus terus berkolaborasi dengan dunia industri agar pelatihan yang diselenggarakan mampu mengikuti perubahan yang berlangsung dinamis.

"Kita dalam kondisi seperti ini tidak ada pilihan selain kolaborasi dengan dunia usaha, seberat apapun tantangan ketenagakerjaan bisa dilalui dengan kolaborasi," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam sambutan penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I BLK Bantaeng, Sabtu (20/3/2021).



Selain Revolusi Industri 4.0 dan dampak pandemi Covid-19, kolaborasi dengan dunia industri juga diperlukan untuk menjawab tantangan klasik ketenagakerjaan, di antaranya adalah angkatan kerja yang mayoritas berpendidikan menengah ke bawah dan mismatch antara persediaan dan permintaan pasar kerja.

Menaker Ida berharap, kolaborasi dengan stakeholders mampu memperkuat BLK. Tidak hanya dari sisi pelatihan dan sertifikasi, namun juga dari sisi penempatan. "Saya berharap BLK bantaeng ini bisa menjadi tenpat bertemunya semua stakeholder ketenagakerjaan maupun pertemuan dengan para pelaku usaha di pasar kerja," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!