Rupiah Didorong Kenaikan Peringkat Utang Indonesia

Selasa, 23 Maret 2021 - 17:34 WIB
"Dengan proyeksi (outlook) stabil, sebenarnya kecil kemungkinan untuk penurunan rating. Apalagi dengan penerimaan negara yang terus meningkat, pemerintah akan semakin mampu membiayai pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, dan belanja lainnya. Bahkan jika pemerintah mampu mewujudkan hal tersebut, bukan tidak mungkin Moody's akan kembali memberikan kenaikan rating," jelasnya.

Namun, Moody's menggarisbawahi bahwa Indonesia perlu mewaspadai beberapa risiko jika tidak ingin mengalami penurunan rating. Pertama adalah jika Indonesia mengalami kemunduran dalam perbaikan kerangka kebijakan dan kelembagaan.

Kedua adalah apabila pemerintah tidak mampu meningkatkan penerimaan negara secara signifikan. Ketiga adalah kekuatan finansial badan usaha milik negara (BUMN). ( Baca juga:JK Usul Tarawih 2 Shift, Ini Respons Muhammadiyah dan NU )

"Bila keuangan BUMN memburuk, maka bukan tidak mungkin akan menciptakan risiko yang merambat ke anggaran negara," ujarnya.

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat di rentang Rp14.370-Rp14.420.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!