China Beri Peringatan Keras ke H&M: Jangan Harap Mendapatkan Uang dari Kami

Kamis, 01 April 2021 - 06:13 WIB
- Xinjiang, merupakan wilayah terbesar di China, sebagai penghasil sekitar seperlima kapas dunia. Sebuah wilayah otonom secara teori, pada kenyataannya menghadapi penolakan yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

- Jutaan Uyghurs China, adalah minoritas Muslim yang berperilaku seperti halnya daru negara-negara Asia Tengah, dimana secara budaya dan etnis, tinggal di Xinjiang.

Baca Juga: Weibo Heboh! Warganet China Ramai-ramai Bakar Sepatu Nike

- Dalam beberapa dekade terakhir, ada migrasi massal Han Chinese (mayoritas etnis China) ke Xinjiang untuk kemudian telah memicu ketegangan dengan Uyghurs yang pada titik tertentu sudah menjadi konflik berdarah.

- Kondisi itu telah mengakibatkan tindakan keamanan yang keras serta besar-besaran. Ditambah program pengawasan negara yang meluas, dimana menurut para kritikus melanggar hak asasi manusia Uyghur. China mengatakan langkah-langkah seperti itu diperlukan untuk memerangi separatisme dan terorisme

- Etnis Uyghurs telah ditahan di kamp-kamp di mana muncul tuduhan penyiksaan, kerja paksa dan pelecehan seksual telah mencuat. China telah membantah klaim-klaim ini dengan mengatakan kamp-kamp itu adalah fasilitas "pelatihan" yang bertujuan untuk mengangkat kaum Uyghurs keluar dari kemiskinan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!