Vaksinasi Digeber, Kemenkeu Optimistis Ekonomi Bakal Cepat Pulih
Rabu, 07 April 2021 - 17:33 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimistis pemulihan ekonomi akan lebih cepat. Optimisme itu dikarenakan adanya vaksinasi Covid-19 yang terus dilakukan sehingga bisa memulihkan ekonomi.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, laju pemulihan ekonomi tersebut dinilai on the track atau sesuai dengan proyeksi dan harapan pemerintah. ( Baca juga:Ambil Alih Pengelolaan, Pratikno: Valuasi TMII Capai Rp20 Triliun di 2018 )
“Kita mempercepat program vaksinasi untuk kekebalan kelompok atau herd imunity guna membangkitkan rasa aman dan akvitias ekonomi maupun sosial sehingga pemulihan ekonomi bisa cepat," kata Heru dalam Webinar HUT Okezone ke-14 dengan tema Economy Outlook Indonesia Bangkit 2021, Rabu (7/4/2021).
Kata dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bisa mencapai 4,8% di 2021. Meskipun pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tercatat masih positif 2,97%, kemudian kuartal kedua anjlok cukup dalam di minus 5,32%. Kemudian di kuartal III minus 3,45, dan terakhir kuartal IV minus 2,19%. Sehingga secara full year pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkontraksi 2,07%.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, laju pemulihan ekonomi tersebut dinilai on the track atau sesuai dengan proyeksi dan harapan pemerintah. ( Baca juga:Ambil Alih Pengelolaan, Pratikno: Valuasi TMII Capai Rp20 Triliun di 2018 )
“Kita mempercepat program vaksinasi untuk kekebalan kelompok atau herd imunity guna membangkitkan rasa aman dan akvitias ekonomi maupun sosial sehingga pemulihan ekonomi bisa cepat," kata Heru dalam Webinar HUT Okezone ke-14 dengan tema Economy Outlook Indonesia Bangkit 2021, Rabu (7/4/2021).
Kata dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bisa mencapai 4,8% di 2021. Meskipun pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tercatat masih positif 2,97%, kemudian kuartal kedua anjlok cukup dalam di minus 5,32%. Kemudian di kuartal III minus 3,45, dan terakhir kuartal IV minus 2,19%. Sehingga secara full year pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkontraksi 2,07%.
Lihat Juga :