Kementan Latih Petani Hitung Produktivitas Padi Gunakan Cara Ubinan Jajar Legowo
Senin, 12 April 2021 - 02:06 WIB
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menegaskan kegiatan SL IPDMIP bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi petani dan penyuluh. Sekolah lapang ini materinya diyakini bermanfaat untuk membuka wawasan dan menambah pengetahuan petani.
(Baca juga:Januari 2021, Dilakukan Tanam Padi 1.600 Hektare di Lahan Food Estate Kalteng)
Setelah mendapatkan pengetahuan, para petani bisa menerapkan di lahannya masing-masing. “Menjaga ketahanan pangan bisa dilakukan jika terus menanam. Memanfaatkan semua lahan tersedia. Petani dan penyuluh pun harus terus turun ke lapangan untuk memastikan produksi pertanian terus terjaga,” katanya.
Hal itu, kata Dedi Nursyamsi, sejalan instruksi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo tentang manfaat ubinan, atau pengambilan sampel, agar tidak ada perbedaan data. Misalnya definisi lahan baku sawah yang bergeser penggunaannya untuk menanam jagung.
(Baca juga:Gerakan Tanam Padi Jagung di Morowali Utara Mendukung Upsus Pajala)
(Baca juga:Januari 2021, Dilakukan Tanam Padi 1.600 Hektare di Lahan Food Estate Kalteng)
Setelah mendapatkan pengetahuan, para petani bisa menerapkan di lahannya masing-masing. “Menjaga ketahanan pangan bisa dilakukan jika terus menanam. Memanfaatkan semua lahan tersedia. Petani dan penyuluh pun harus terus turun ke lapangan untuk memastikan produksi pertanian terus terjaga,” katanya.
Hal itu, kata Dedi Nursyamsi, sejalan instruksi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo tentang manfaat ubinan, atau pengambilan sampel, agar tidak ada perbedaan data. Misalnya definisi lahan baku sawah yang bergeser penggunaannya untuk menanam jagung.
(Baca juga:Gerakan Tanam Padi Jagung di Morowali Utara Mendukung Upsus Pajala)
Lihat Juga :