Ada Wacana Kenaikan Tarif Listrik, Pengusaha: Beban Baru bagi Industri
Selasa, 13 April 2021 - 11:52 WIB
"Misalnya untuk biaya modal, bunganya saja itu kan sebetulnya tidak turun tapi dipindah di belakang. Pindah pada waktu tertentu, misalnya satu atau dua tahun lebih, tapi tetap cost-nya akan seperti itu," jelas Hariyadi. Baca Juga: Kalau Nadiem Dicopot, PAN Berpeluang Masuk Kabinet Jokowi
Sementara itu, kata dia, pada struktur biaya produksi listrik merupakan suatu hal yang signifikan. Oleh sebab itu, jika terjadi kenaikan tarif di saat kapasitas produksi rendah, hal ini akan menjadi beban yang besar.
"Misal contohnya kalau untuk sektor lembaran kaca itu bisa sampai 28%. Di sektor hotel bisa sampai sekitar 25%, lalu kalau di sektor baja itu bahkan lebih dari 40%, jadi itu sangat signifikan sekali. Dan menurut pandangan kami memang sangat tidak tepat kalau dinaikkan pada posisi yang seperti ini," tegasnya.
Sementara itu, kata dia, pada struktur biaya produksi listrik merupakan suatu hal yang signifikan. Oleh sebab itu, jika terjadi kenaikan tarif di saat kapasitas produksi rendah, hal ini akan menjadi beban yang besar.
"Misal contohnya kalau untuk sektor lembaran kaca itu bisa sampai 28%. Di sektor hotel bisa sampai sekitar 25%, lalu kalau di sektor baja itu bahkan lebih dari 40%, jadi itu sangat signifikan sekali. Dan menurut pandangan kami memang sangat tidak tepat kalau dinaikkan pada posisi yang seperti ini," tegasnya.
(fai)
Lihat Juga :