Saham Tesla Jatuh Usai Kecelakaan Fatal, Wall Street Menjauhi Rekor Tertinggi

Selasa, 20 April 2021 - 05:10 WIB
Sahamnya berada dalam drag terbesar pada S&P 500 dan Nasdaq Composite Index. Penurunan 8,4% selama akhir pekan pada bitcoin, di mana Tesla memiliki investasi juga membebani harga sahamnya.

S&P 500 sebagian besar lebih rendah, dengan Microsoft Corp, Amazon.com Inc dan Nvidia Corp juga bergerak naik turun. Outlook perusahaan harus menunjukkan ke tingkat, apakah reli dari posisi terendah tahun lalu dapat berlanjut.

Analis memperkirakan pendapatan kuartal pertama telah tumbuh 30,9% dari tahun lalu, menurut data Refinitiv IBES. Ekonomi AS siap booming karena konsumen memegang USD2 triliun dalam penghematan yang melebihi level pra-pandemi.

Real estat menjadi satu-satunya dari 11 sektor S&P 500 yang mencetak keuntungan. Saham Nvidia turun 3,5% setelah pemerintah Inggris mengatakan akan melihat implikasi terhadap keamanan nasional dari pembelian Nvidia terhadap perancang chip Inggris ARM Holdings. Hal itu menimbulkan tanda tanya atas kesepakatan USD40 miliar.

Saham Coca-Cola Co naik 0,6% setelah pembuat minuman itu melampaui perkiraan terhadap laba dan pendapatan triwulanan perusahaan. Coca Cola diyakini telah diuntungkan dari pelonggaran lockdowns dan vaksinasi yang terus digenjot.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!