Bank Mau Bebas dari Bayar Premi Penjaminan? Nih Syarat dari LPS

Kamis, 22 April 2021 - 21:25 WIB
“Dari evaluasi kami biasanya dikarenakan ada fraud dari pengurus BPR. Jadi sedikit sekali kegagalan bank tersebut yang disebabkan oleh krisis atau ekonomi yang memburuk,” ujarnya.

Lembaganya akan mempelajari situasi ini dan jika keadaan masih berlanjut maka akan dilakukan langkah-langkah untuk memperbaiki keadaan ini. Salah satunya dengan memberikan edukasi kepada pengurus BPR tentang manajemen yang baik.

“Pesan kami kepada BPR, apabila ada fraud, pemilik BPR harus bayar (kerugian tersebut) dan mereka tidak bisa lari dari tanggung jawab,” tambahnya.

Baca juga:Hari ke-10 Ramadhan! Jangan Cemaskan Rezeki, Khawatirkanlah Amalanmu

Terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi terhadap pertumbuhan kredit perbankan, menurutnya, kebijakan Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral untuk mempertahankan suku bunga di level sekarang sudah tepat.

“Secara global ada tren suku bunga naik, dan kalau kita turunkan sekarang, dikhawatirkan akan menimbulkan sentimen negatif terhadap perekonomian kita. Jika kita bekerja maksimal maka pertumbuhan kredit di angka 5% atau lebih masih bisa diraih. Untuk itu kredit harus tumbuh positif dari sebelumnya yang negatif 2,15% di bulan Februari. Kalau itu tercapai, kami yakin prospek pertumbuhan ekonomi kita akan semakin menguat secara drastis” ujarnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!