Larangan Mudik 2021: Kalau Kesehatan Tidak Terlindungi, Bagaimana Bicara Ekonomi

Sabtu, 24 April 2021 - 21:43 WIB
Larangan mudik semata-mata bertujuan untuk melindungi Kesehatan masyarakat. Sementara optimisme masyarakat Indonesia mencapai 76% bahwa ekonomi akan segera membaik. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Raden Pardede mengatakan larangan mudik semata-mata bertujuan untuk melindungi Kesehatan masyarakat. Ia tak ingin aktivitas mudik justru menyebabkan gelombang kasus baru Covid-19

"Ini adalah dalam rangka melindungi kesehatan yang utama. Kalau kesehatan kita tidak terlindungi, bagaimana kita bicara ekonomi? Jadi kesehatan yang terlindungi tadi itu yang membangkitkan optimisme," kata Raden Pardede di Jakarta, Sabtu (24/4/2021).



Baca Juga: THR Dibayar Full, Tapi Larangan Mudik Bikin Efeknya Minim ke Ekonomi

Raden menyebut, pemerintah akan melonggarkan kegiatan masyarakat ketika kasus Covid-19 sudah bisa terkendali. Saat ini pun pemerintah terus mempercepat program vaksinasi, sehingga upaya pemulihan ekonomi nasional bisa tercapai.

"Tapi tetap dengan protokol kesehatan dulu untuk sementara waktu ini," kata dia.

Dia menambahkan, hingga 20 April, jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin baik suntikan pertama dan kedua adalah sebanyak 17,25 juta orang. Raden merinci, sebanyak 11,1 juta orang atau 27,6% masyarakat telah menerima vaksin covid-19 untuk dosis pertama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!