Pesan Airlangga ke Pelajar RI di Australia: Jadilah Agen Perubahan untuk Membangun Indonesia Lebih Baik

Minggu, 25 April 2021 - 09:40 WIB
Menurut dia, membaiknya kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia terlihat sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dan vaksinasi. Indonesia termasuk negara non-produsen vaksin pertama yang berhasil mengamankan akses dan pasokan vaksin Covid-19 berkat diplomasi pemerintah untuk pengadaan vaksin.

Baca juga: Anang Hermansyah Ketakutan Disuntik Vaksin Nusantara

Saat ini di Indonesia lebih dari 17 jutaan dosis vaksin sudah disuntikkan kepada masyarakat. “Pemerintah juga berkomitmen untuk melakukan percepatan program vaksin untuk dapat mencapai herd immunity. Terutama bagi para lansia untuk melindungi mereka,” ucapnya.

Dari segi ekonomi, pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi 2,07% akibat pandemi. Namun, angka itu relatif masih lebih baik jikan dibandingkan dengan ke negara lain di kawasan G20. Pemerintah menetapkan langkah-langkah dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

APBN sebagai countercyclical berhasil mendorong konsumsi dan investasi dalam negeri. Konsumsi yang meningkat mendorong industri untuk mulai berproduksi kembali. Sektor utama seperti manufaktur, perdagangan dan pertambangan mulai pulih. Sementara itu, sektor pertanian, komunikasi informasi, dan jasa terus tumbuh positif di tengah pandemi.

“Kami yakin ekonomi Indonesia akan rebound tahun ini di kisaran 4,5% hingga 5,5%. Pemulihan tersebut didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, belanja Pemerintah dan ekspor. Sinergi kebijakan kesehatan dan ekonomi diperlukan untuk memastikan pemulihan ekonomi,” jelas Airlangga.

Baca juga: Jenuh dengan Online Meeting? Begini Cara Mengatasinya!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!