Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Tingkatkan Kompetensi

Senin, 26 April 2021 - 06:11 WIB
“Memang dia menguasai pekerjaannya, tapi mampukah dia mengajarkan hal itu kepada yang lain. Dalam hal ini, pemupukan berimbang yang menjadi fokus ToT. Di sinilah, kita membutuhkan ToT,” kata Mentan Syahrul.

Dengan mengikuti ToT, katanya lagi, penyuluh akan mendapatkan berbagai teknik penting dan bermanfaat yang memungkinkannya menjadi fasilitator yang lebih efektif dan menarik bagi petani. Hasilnya, petani yang mendapat pelatihan tentang pemupukan berimbang dari penyuluh mumpuni akan meneruskan ke petani lain.

(Baca juga:Kementan Tingkatkan Peran Penyuluh Pertanian untuk Dampingi Petani Sawit)

“Siapapun yang mengurusi pertanian, dilarang tenang-tenang jika ada tetangga atau sekitar rumahnya kelaparan. Pertanian harus menyediakan pangan buat rakyat. Pertanian juga memberi pekerjaan sekaligus menghidupi keluarganya,” kata Syahrul.

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengingatkan dinamika sektor pertanian berkembang cepat, sehingga penyuluh dituntut meningkatkan kapasitas dan kompetensinya.

(Baca juga:Dorong Produktivitas, Kementan Tingkatkan Wawasan Petani)

“Kinerja penyuluhan kita masih jauh dari harapan, karena kondisinya, kita bisa memaklumi. Namun hal itu tidak bisa menjadi alasan untuk menutupi kinerja kita, atau membuat kerja tidak semangat,” kata Dedi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!