Indonesia Ingin Setop Impor BBM dan LPG, Ini Tantangannya

Selasa, 27 April 2021 - 20:29 WIB
Menurut dia, tantangan yang dihadapi sejauh ini terkait penyelesaian proyek pembangunan kilang. Dalam Peraturan Presiden No. 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), target kapasitas kilang di tahun 2025 sudah di atas 2 juta barel per hari untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga tidak perlu impor lagi.

"Kapasitas kilang kita hanya 1 juta barel per hari. Produksinya cuma 800.000 barel per hari. Sehingga kalau di 2030 konsumsinya estimasi sudah mendekati 2 juta, maka paling tidak memerlukan kapasitas dua kali lipatnya," jelasnya.

Baca Juga: Pertamina: Biar Tak Tergantung Impor BBM Lagi

Untuk memenuhi kebutuhan energi tanpa impor, pemerintah juga mendorong sumber energi baru dan terbarukan (EBT). Komaidi melanjutkan, tantangan EBT saat ini masih pada kapasitas dan kebijakan harga yang belum kompetitif.

"Sejauh ini tidak cukup kompetitif dengan BBM konvensional. Kalau bicara kendaraan listrik, semua masih dalam proses. Pertanyaannya bisa tidak dicapai sampai 9 tahun ke depan? Jadi perlu diperjelas target setiap tahunnya. Ini yang saya kira belum disampaikan ke publik," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!