Didera Rugi, Ratusan Ribu Peternak Ayam Sudah Bangkrut
Selasa, 04 Mei 2021 - 14:43 WIB
Ia menambahkan, tinggi harga pakan ternak disebabkan produksi jagung yang menipis. Menurutnya masalah jagung ini terjadi setiap tahun, seharusnya pemerintah sudah memiliki langkah antisipasi.
Baca Juga: Curhat Pedagang Pasar Tanah Abang: Habis Dimarahin Pembeli Mana Mau Datang Lagi
"Pemerintah selalu bilang jagung itu surplus. Tapi kenyataannya jagung itu kurang. Pemerintah harus bertanggung terkait hal ini karena kejadian tersebut selalu terulang. Kalau dikatakan surplus perlu ada kajian lagi terkait hal itu," cetusnya.
Untuk itu, para peternak meminta pemerintah dalam hal ini Kementan segera menyelesaikan masalah tersebut. Jika tidak, PPRN mengancam akan melakukan aksi demonstrasi dengan massa yang lebih banyak lagi.
Baca Juga: Curhat Pedagang Pasar Tanah Abang: Habis Dimarahin Pembeli Mana Mau Datang Lagi
"Pemerintah selalu bilang jagung itu surplus. Tapi kenyataannya jagung itu kurang. Pemerintah harus bertanggung terkait hal ini karena kejadian tersebut selalu terulang. Kalau dikatakan surplus perlu ada kajian lagi terkait hal itu," cetusnya.
Untuk itu, para peternak meminta pemerintah dalam hal ini Kementan segera menyelesaikan masalah tersebut. Jika tidak, PPRN mengancam akan melakukan aksi demonstrasi dengan massa yang lebih banyak lagi.
(fai)
Lihat Juga :