Cek Saldo di ATM Link Kena Biaya Rp.2.500, Nasabah Tekor

Sabtu, 22 Mei 2021 - 17:22 WIB
Munculnya biaya administrasi tambahan pada ATM Link milik bank BUMN ditanggapi oleh YLKI, dengan mengatakan, lama-lama uang nasabah itu habis dimakan biaya administrasi. Foto/Dok
JAKARTA - Munculnya biaya administrasi tambahan pada ATM Link milik bank Himbara yakni Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN ditanggapi oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Seperti diketahui mulai 1 Juni 2021, cek saldo di ATM Link bakal kena biaya Rp.2.500 serta tarik tunai yang sebelumnya gratis menjadi Rp.5.000.

Baca Juga: Sejarah ATM Link, Gabungan ATM Bank BUMN yang Tak Lagi Gratis



Ketua Pengurus Harian YLKI , Tulus Abadi menilai, jika bank menerapkan biaya admin sebagai pendapatan utama dinilai tidak fair, sebab setiap nasabah per bulan minimal bakal mendapat potongan hingga Rp14.000.

“Belum biaya lain lain, seperti pajak. Jadi lama-lama uang nasabah itu habis dimakan biaya administrasi. Ini namanya nabung mau untung atau mau buntung. Lalu apa gunanya menyimpan uang di bank? Lebih baik nyimpan duit di kasur,” terang Tulus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!