Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini

Senin, 24 Mei 2021 - 11:39 WIB
Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk segera menutup rute penerbangan internasional. Hal tersebut menyusul masih tingginya jumlah kasus covid-19 baik di dalam negeri maupun luar negeri. Memang, ada risiko yang akan terasa bagi industri penerbangan akibat penutupan tersebut. Namun, untuk jangkag panjang, pemulihan indusri penerbangan akan bisa dilakukan dengan cepat.

Singapura sebagai contohnya yang sudah merasakan dampak dari pandemi. Namun menurut Ziva, proses pemulihan industri penerbangan di Singapura akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan Indonesia menyusul langkah lockdown atau penguncian yang diambil pemerintah setempat. “Singapura adalah salah satu yang menyadari kerugian tersebut dan mereka mengalami rugi besar besaran tapi mereka ada harapan duluan untuk menuju ke pemulihan. Saya lihat Indonesia bisa mundur satu tahun dari negara lain-lain,” jelasnya.

Baca Juga: SOP Bagi Peserta Tes CPNS yang Suhu Tubuhnya Lebih dari 37,3 Derajat

Menurut Ziva, jika pelaku industri penerbangan berusaha untuk menutup kerugian akan sangat percuma. Karena jika pandemi belum berakhir, maka kerugian masih akan tetap datang kepada industri penerbangan. “Kalau misalnya dibilang kita sudah mulai menikmati seberapa besar keuntungan yang kita dapat dan risiko penyebaran,” ucapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!