Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini

Senin, 24 Mei 2021 - 11:39 WIB
loading...
Industri Penerbangan...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemulihan industri penerbangan di Indonesia diprediksi akan mundur dari prediksi lembaga internasional. The International Air Transport Association (IATA) sendiri memperkirakan maskapai penerbangan di seluruh dunia masih akan tetap merugi hingga 2024.

Pengamat penerbangan sekaligus Presiden Direktur Aviatory Indonesia Ziva Narendra Arifin mengatakan pemulihan industri penerbangan di dalam negeri akan lebih lambat dibandingkan negara-negara yang sudah ketat dalam penanganan covid-19. Sebagai salah satu contohnya adalah negara tetangga Vietnam yang sejak awal sangat ketat dalam penanganan covid-19.

“Kalau dengan sekarang tidak tutup saya melihat Indonesia akan mundur satu tahun dari negara yang sudah lebih disiplin. Misalnya kita bandingkan dengan Vietnam yang dari awal sudah menekankan ketat sekali,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (24/5/2021).

Baca Juga: Awali Pekan di Zona Hijau, IHSG Dibuka Naik 27 Poin ke 5.800

Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk segera menutup rute penerbangan internasional. Hal tersebut menyusul masih tingginya jumlah kasus covid-19 baik di dalam negeri maupun luar negeri. Memang, ada risiko yang akan terasa bagi industri penerbangan akibat penutupan tersebut. Namun, untuk jangkag panjang, pemulihan indusri penerbangan akan bisa dilakukan dengan cepat.

Singapura sebagai contohnya yang sudah merasakan dampak dari pandemi. Namun menurut Ziva, proses pemulihan industri penerbangan di Singapura akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan Indonesia menyusul langkah lockdown atau penguncian yang diambil pemerintah setempat. “Singapura adalah salah satu yang menyadari kerugian tersebut dan mereka mengalami rugi besar besaran tapi mereka ada harapan duluan untuk menuju ke pemulihan. Saya lihat Indonesia bisa mundur satu tahun dari negara lain-lain,” jelasnya.

Baca Juga: SOP Bagi Peserta Tes CPNS yang Suhu Tubuhnya Lebih dari 37,3 Derajat

Menurut Ziva, jika pelaku industri penerbangan berusaha untuk menutup kerugian akan sangat percuma. Karena jika pandemi belum berakhir, maka kerugian masih akan tetap datang kepada industri penerbangan. “Kalau misalnya dibilang kita sudah mulai menikmati seberapa besar keuntungan yang kita dapat dan risiko penyebaran,” ucapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
AS Bakal Batasi Penerbangan...
AS Bakal Batasi Penerbangan Internasional, Picu Kekacuan Jutaan Penumpang Global
Alvin Lie Sebut Pesawat...
Alvin Lie Sebut Pesawat Tua Bukan Berarti Tidak Aman, Ini Penjelasannya
Fenomena Gangguan Sinyal...
Fenomena Gangguan Sinyal GPS, DPR: Berpotensi Ancam Keselamatan Penerbangan Sipil
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan Masih Hadapi Tantangan Berat, Komisi V DPR Dorong Keberpihakan Pemerintah
Rekomendasi
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved