Pakai ATM Link Kena Biaya, Anggota DPR Sebut Kebijakan Himbara Tidak Populis

Selasa, 25 Mei 2021 - 11:41 WIB
Ilustrasi ATM Link. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww
JAKARTA - Anggota DPR RI Firman Subagyo mengkritisi bank-bank milik negara atau Himbara yang akan menarik biaya cek saldo dan tarik tunai di ATM Link per 1 Juni 2021. Dia menilai praktik bank BUMN ini sudah sama seperti memeras rakyat dan tidak populis.

"Masyarakat yang menggunakan ATM Link umumnya justru punya saldo tidak besar. Lalu mereka dibebani biaya lagi di tengah kondisi begini. Harusnya ATM Link itu dipermudah dan dipermurah karena jaringan BTS sudah dipakai bersama-sama," kata Firman saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (25/5/2021).



Baca juga: Nih, Penjelasan Soal Biaya Transaksi di ATM Link dan BNI

Menurut dia, biaya ATM Link ini bertentangan dengan semangat cashless yang awalnya digaungkan ingin mendorong masyarakat menggunakan transaksi nontunai, dengan tujuan lebih aman dan mengurangi beban mengelola uang fisik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!