Didorong Belanja Lebaran, Uang Beredar Tembus Hampir Rp7.000 Triliun
Kamis, 27 Mei 2021 - 12:04 WIB
"Berdasarkan faktor yang memengaruhi, akselerasi M2 pada April 2021 terutama dipengaruhi oleh peningkatan aktiva luar negeri bersih, peningkatan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat, serta perbaikan penyaluran kredit," katanya.
Baca Juga: Hati-hati Main Kripto, Belajar Dulu Kalau Pengen Cuan
Pertumbuhan aktiva luar negeri bersih sebesar 10,7% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2021 sebesar 7,9% (yoy). Demikian pula pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat yang tercatat sebesar 45,0% (yoy), lebih tinggi dari capaian bulan sebelumnya sebesar 42,0% (yoy). Selain itu, kontraksi pertumbuhan kredit[1] membaik, tercatat sebesar -2,4% (yoy) pada April 2021 yang tidak sedalam -3,7% (yoy) pada Maret 2021.
Baca Juga: Hati-hati Main Kripto, Belajar Dulu Kalau Pengen Cuan
Pertumbuhan aktiva luar negeri bersih sebesar 10,7% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2021 sebesar 7,9% (yoy). Demikian pula pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat yang tercatat sebesar 45,0% (yoy), lebih tinggi dari capaian bulan sebelumnya sebesar 42,0% (yoy). Selain itu, kontraksi pertumbuhan kredit[1] membaik, tercatat sebesar -2,4% (yoy) pada April 2021 yang tidak sedalam -3,7% (yoy) pada Maret 2021.
(nng)
Lihat Juga :