Menguat! BI Ramalkan Rupiah Bisa Rp14.100/USD di 2022

Rabu, 02 Juni 2021 - 17:25 WIB
Menurut dia, nilai tukar rupiah sebetulnya masih undervalued terhadap USD. "Apakah nilai tukar kita masih undervalued secara fundamental? Iya karena inflasi kita rendah, defisit transaksi berjalan rendah, dan juga ekonomi kita yang membaik," paparnya.

Dia menambahkan, adanya ketidakpastian dan risiko yang akan memberikan tekanan pada nilai tukar dari sisi global, termasuk kenaikan US treasury yield.

Baca Juga: Setelah Perang Berdarah 11 Hari, Hamas Ajak Israel Tukar Tawanan

"Kami akan terus melakukan stabilitas nilai tukar rupiah, dan ini juga didukung oleh cadangan devisa yang akhir bulan lalu adalah USD138,8 miliar," tegasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!