Menguak Fakta 4 Penyebab Utama Garuda Indonesia di Ambang Kebangkrutan

Jum'at, 04 Juni 2021 - 20:09 WIB
Model Bisnis

Rute penerbangan internasional dinilai tidak menguntungkan bagi Garuda Indonesia. Dari catatan Kementerian BUMN, kontribusi penumpang mancanegara hanya mencapai 22% saja.

Jumlah itu setara Rp300 triliun yang bisa dikontribusikan. Padahal, rute domestik bisa mencapai 78% atau mampu menyumbang Rp 1.400 triliun.

Kerugian Per Bulan

Kerugian yang dialami Garuda Indonesia per bulan mencapai 100 juta dolar Amerika Serikat. Nilai itu setara dengan Rp 1,429 triliun (Kurs Rp 14.400 per dolar AS).

Kerugian maskapai penerbangan pelat merah itu disebabkan okupansi penumpang yang menurun signifikan selama pandemi Covid-19.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!