Bank HSBC Ganti Kartu ATM Berbahan Daur Ulang
Senin, 07 Juni 2021 - 22:04 WIB
Ilustrasi. FOTO/IST
JAKARTA - Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia , PT Bank HSBC Indonesia mengumumkan rencana untuk menghapuskan penggunaaan kartu kredit dan debit berbahan plastik sekali pakai. Langkah ini merupakan bagian penting dari rencana HSBC untuk memprioritaskan pembiayaan dan investasi yang mendukung transisi menuju ekonomi global rendah karbon yang dicanangkan.
Kartu pembayaran yang terbuat dari 85% plastik daur ulang ini akan diluncurkan secara bertahap di seluruh pasar global, termasuk Indonesia pada pertengahan tahun 2021 dengan bekerja sama dengan produsen kartu global IDEMIA. Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia, François de Maricourt mengatakan, HSBC adalah bank global pertama yang bermitra dengan IDEMIA untuk meluncurkan kartu rPVC dalam skala global. Inisiatif ini juga bagian dari upaya keberlanjutan berbasis Environment, Social, Governance (ESG) perusahaan untuk menjadi bank berkelanjutan yang dapat memberikan dampak lingkungan dan sosial yang positif.
"Di HSBC, kami memiliki tanggung jawab kepada nasabah, karyawan, dan komunitas di lokasi manapun kami beroperasi. Kami menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi juga harus dilakukan secara berkelanjutan jika ingin mencapai kesuksesan dalam jangka panjang," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (07/06/2021).
Baca Juga: PNS Diajak Bersyukur Gaji ke-13 Cair, Korpri: Jangan Menuntut ke Negara Saat Ini
Kartu pembayaran yang terbuat dari 85% plastik daur ulang ini akan diluncurkan secara bertahap di seluruh pasar global, termasuk Indonesia pada pertengahan tahun 2021 dengan bekerja sama dengan produsen kartu global IDEMIA. Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia, François de Maricourt mengatakan, HSBC adalah bank global pertama yang bermitra dengan IDEMIA untuk meluncurkan kartu rPVC dalam skala global. Inisiatif ini juga bagian dari upaya keberlanjutan berbasis Environment, Social, Governance (ESG) perusahaan untuk menjadi bank berkelanjutan yang dapat memberikan dampak lingkungan dan sosial yang positif.
"Di HSBC, kami memiliki tanggung jawab kepada nasabah, karyawan, dan komunitas di lokasi manapun kami beroperasi. Kami menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi juga harus dilakukan secara berkelanjutan jika ingin mencapai kesuksesan dalam jangka panjang," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (07/06/2021).
Baca Juga: PNS Diajak Bersyukur Gaji ke-13 Cair, Korpri: Jangan Menuntut ke Negara Saat Ini
Lihat Juga :