Bank HSBC Ganti Kartu ATM Berbahan Daur Ulang

Senin, 07 Juni 2021 - 22:04 WIB
Ia melanjutkan, transisi ke kartu yang dapat didaur ulang ini akan dilakukan secara bertahap, mulai dari kartu yang diterbitkan untuk nasabah baru, kemudian diikuti dengan penggantian kartu kredit dan debit nasabah lainnya diakhir masa berlaku kartu yang dimiliki nasabah. Sebagai informasi, HSBC memproduksi 23 juta kartu per tahun di seluruh dunia. Oleh karena itu peralihan ke kartu berbahan baru ini akan menghemat 161 metrik ton emisi karbon HSBC setiap tahunnya dan pada akhir tahun 2025, peralihan ke rPVC akan menghemat 805 metrik ton emisi karbon sekitar tujuh setengah kali berat Paus Biru.

Selain itu, dibandingkan dengan kartu pembayaran plastik standar, setiap kartu rPVC yang diterbitkan HSBC akan menghemat 3,1 gram sampah plastik; sehingga perpindahan ke rPVC secara kolektif akan menghemat 71 ton plastik per tahun (seberat pesawat ulang alik) dan selama lima tahun 356 ton plastik (60 kali berat Gajah).

"Mengganti kartu kredit dan debit kami dengan menggunakan bahan yang dapat didaur ulang akan membantu nasabah ritel kami untuk berperan aktif dalam mengatasi perubahan iklim, serta menginspirasi pelaku industri lainnya untuk juga memikirkan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk dapat berkontribusi," kata Wealth & Personal Banking Director PT Bank HSBC Indonesia Edhi Tjahja Negara.

Baca Juga: BMKG: Waspada Jawa Timur Masih Berpotensi Tsunami 29 Meter

Menurut dia selama 2021, HSBC secara global akan terus mengembangkan kartu pembayaran menggunakan materi yang berkelanjutan, bergerak dari 85% rPVC menjadi 100% rPVC; dan terus mengevaluasi bahan kartunya selama lima tahun ke depan, untuk mempertimbangkan alternative bahan baku lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan dasar kartu kredit, seperti jagung.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!