PLN Operasikan 4 PLTMH Perkuat Listrik Lombok Barat
Selasa, 22 Juni 2021 - 11:44 WIB
Mendukung penggunaan energi bersih, PLN mengoperasikan 4 PLTMG berkapasitas 2,9 MW di Lombok Barat. Foto/Ist
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengoperasikan empat pembangkit listrik tenaga mikro hidro ( PLTMH ) dengan total kapasitas 2,95 megawatt (MW) di Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kapasitas keempat pembangkit ini bisa melistriki 3.277 pelanggan dengan daya 900 voltampere (VA).
Keempat pembangkit hijau tersebut adalah PLTMH Lembah Sempage, PLTMH Sesaot, PLTMH Narmada dan PLTMH Batu Bedil. General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran menuturkan, pengoperasian keempat pembangkit ini bentuk komitmen PLN terhadap pencapaian target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23% pada 2025.
Baca Juga: Hingga Juni, PLN Terapkan Co-Firing di 17 PLTU Hasilkan Energi Hijau 189 MW
"Ini merupakan wujud nyata dari satu pilar transformasi PLN, Green, yaitu komitmen PLN untuk terus menghadirkan energi bersih, khususnya di NTB," ujar Lasiran dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).
Dari keempat pembangkit tersebut, lanjut Lasiran, PLTMH Lembah Sempage merupakan yang paling terakhir beroperasi. Pembangunan PLTMH berkapasitas 900 kW dari total potensi 1.300 kW ini, menelan biaya Rp25 miliar.
Dalam pengoperasiannya, pembangkit Lembah Sempage memanfaatkan Sungai Kumbi, Narmada. "Sungai ini mempunyai potensi debit yang cukup melimpah dengan kondisi topografi yang potensial bagi pembangunan PLTMH di Pulau Lombok," tutur Lasiran.
Keempat pembangkit hijau tersebut adalah PLTMH Lembah Sempage, PLTMH Sesaot, PLTMH Narmada dan PLTMH Batu Bedil. General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran menuturkan, pengoperasian keempat pembangkit ini bentuk komitmen PLN terhadap pencapaian target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23% pada 2025.
Baca Juga: Hingga Juni, PLN Terapkan Co-Firing di 17 PLTU Hasilkan Energi Hijau 189 MW
"Ini merupakan wujud nyata dari satu pilar transformasi PLN, Green, yaitu komitmen PLN untuk terus menghadirkan energi bersih, khususnya di NTB," ujar Lasiran dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).
Dari keempat pembangkit tersebut, lanjut Lasiran, PLTMH Lembah Sempage merupakan yang paling terakhir beroperasi. Pembangunan PLTMH berkapasitas 900 kW dari total potensi 1.300 kW ini, menelan biaya Rp25 miliar.
Dalam pengoperasiannya, pembangkit Lembah Sempage memanfaatkan Sungai Kumbi, Narmada. "Sungai ini mempunyai potensi debit yang cukup melimpah dengan kondisi topografi yang potensial bagi pembangunan PLTMH di Pulau Lombok," tutur Lasiran.
Lihat Juga :