Next Normal, Konsumen Indonesia Makin Lengket dengan Teknologi Digital

Minggu, 27 Juni 2021 - 15:19 WIB
"Pada next normal ini, sekitar 59% pekerjaan atau pembelajaran kemungkinan masih akan dilakukan secara jarak jauh. Separuh dari aktivitas belanja juga akan dilakukan secara daring. Di sisi lain, perekonomian masyarakat setahun dari sekarang cenderung mengalami perbaikan," ujarnya, dikutip Minggu (27/6/2021).

Sementara itu, Laporan ConsumerLab “Five Ways to a Better 5G” juga membahas minat konsumen untuk beralih ke 5G meski di tengah pandemi Covid-19, serta perilaku pengguna baru yang ditimbulkan oleh 5G.

Di Indonesia sendiri sudah ada landasan kuat untuk penerapan 5G. Separuh dari pengguna smartphone di Tanah Air, berdasarkan Survey Consumerlab, berkeinginan menggunakan 5G begitu layanan ini tersedia secara komersial.

"Sekitar 19% pengguna smartphone di perkotaan memiliki smartphone yang mendukung 5G dan ini bisa menjadi fondasi yang kuat untuk penerapan 5G di Indonesia. Selain itu, sekitar 5 juta pengguna menyatakan akan beralih ke 5G dalam dua tahun pertama setelah jaringan 5G tersedia secara komersial," paparnya.

Baca juga: Ada 5G, Pemerintah Tegaskan 4G tetap Tulang Punggung Transformasi Digital

Secara global, Ericsson (NASDAQ: ERIC) memperkirakan jumlah pelanggan seluler 5G akan melebihi 580 juta pada akhir 2021, didorong oleh sekitar 1 juta pelanggan seluler 5G baru setiap hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!