Menteri BUMN Minta PLN Genjot Refinancing hingga Rp100 Triliun

Rabu, 07 Juli 2021 - 11:26 WIB
Pemegang saham meminta PLN meningkatkan refinancing hingga Rp100 triliun dengan pembiayaan baru yang lebih murah. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan PT PLN (Persero) bisa melakukan refinancing senilai Rp100 triliun. Refinancing merupakan penggantian pinjaman lama dengan pinjaman baru yang memiliki syarat dan kondisi yang lebih baik.

Baca Juga: Utang PLN Tembus Rp500 Triliun, Erick Thohir: Utang Lancar Bukan Utang Jelek!



"Saya sudah meminta direksi PLN tadi untuk me-refinancing utang yang bunganya mahal dengan utang yang lebih murah. Kemarin sudah (refinancing) Rp30 triliun, kita kencengin lagi kalau bisa sampai Rp100 triliun," ujar Menteri BUMN Erick Thohir saat ditemui di kawasan kawasan UIP2B Jawa, Madura, Bali, Rabu (7/7/2021).

Untuk mendorong kinerja PLN, Erick juga telah melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Pertemuan tersebut membahas perihal kompensasi PLN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!