BUMN Tetap Berdarah-darah Meski Disuntik Dana Segar, Apa Pasal?

Kamis, 08 Juli 2021 - 22:31 WIB
"Ini seharusnya lebih masuk dan lebih simpel seandainya proyek (penugasan) ini dilakukan dalam bentuk pendekatan proyek pemerintah seperti dilakukan Kementerian PUPR atau kementerian lain," tukasnya.

Legislator dari Fraksi Golkar itu menilai, perusahaan pelat merah akan lebih menguntungkan dan sehat keuangannya jika tidak menjadi investor dari program penugasan pemerintah.

Baca juga: Nasib Keuangan BUMN: Setoran Jumbo, Suntikan Modal Kontet

"Karena ini dipaksa untuk melaksanakan investasi, maka mau tidak mau mereka berdarah-darah, banyak mereka berpuasa. Sebetulnya dari sisi pekerjaan untung, tapi akibat investasi jadi rugi," tuturnya.

Kendati begitu, dia mengaku mendukung pemberian PMN yang diberikan kepada BUMN untuk menunaikan tugas negara dalam sejumlah pembangunan strategis.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!