Demi Tarik Duit Asing, LPI Bakal Tinggalkan Cara Lawas
Selasa, 13 Juli 2021 - 16:51 WIB
“INA sudah diberi modal. Dengan modal itu INA akan menggaet investor asing dan diharapkan investasi masuk ke dalam aset-aset di indonesia (yang) kebanyakan aset dari BUMN," jelas Marita.
Baca juga:Inilah Para Artis yang Doyan Mobil Klasik 1990an, Yuk Intip Koleksi Mereka!
Beberapa sektor utama untuk fase awal investasi adalah manufaktur, digital infrastruktur, dan pariwisata. Hingga saat ini, INA sudah melakukan di antaranya penandatanganan MOU tol platform senilai Rp50 triliun antara INA ADIA APG dan CDPQ, dengan Pertamina untuk menjajaki investasi di sektor energi, kerja sama investasi antara INA dan BPJSTK serta dengan Kementerian BUMN dan perusahaan Telkom, Angkasa Pura, Pelindo, Pertamina dan Kimia Farma.
Baca juga:Inilah Para Artis yang Doyan Mobil Klasik 1990an, Yuk Intip Koleksi Mereka!
Beberapa sektor utama untuk fase awal investasi adalah manufaktur, digital infrastruktur, dan pariwisata. Hingga saat ini, INA sudah melakukan di antaranya penandatanganan MOU tol platform senilai Rp50 triliun antara INA ADIA APG dan CDPQ, dengan Pertamina untuk menjajaki investasi di sektor energi, kerja sama investasi antara INA dan BPJSTK serta dengan Kementerian BUMN dan perusahaan Telkom, Angkasa Pura, Pelindo, Pertamina dan Kimia Farma.
(uka)
Lihat Juga :