AS Memperingatkan Soal Risiko Bisnis di Hong Kong, China Memperburuk Situasi

Sabtu, 17 Juli 2021 - 05:44 WIB
Aturan baru itu diyakini membuatnya lebih mudah untuk menghukum demonstran dan mengurangi otonomi kota. Peringatan yang dikeluarkan juga mencakup beberapa bidang lain termasuk kebebasan pers, privasi data dan sanksi yang diberlakukan oleh kedua belah pihak.

Sebagai bagian dari pembaruan pada hari Jumat, AS juga mengumumkan sanksi terhadap tujuh pejabat China atas apa yang digambarkannya sebagai "erosi aturan hukum".

Jeff Moon, mantan asisten perwakilan perdagangan AS yang fokus pada kebijakan Hong Kong selama pemerintahan Obama, mengatakan kepada BBC: "Saya pikir ini cukup serius. Saya pikir itu adalah cerminan dari perubahan dramatis yang telah terjadi di Hong Kong."

Dia menunjukkan, bahwa ratusan perusahaan Amerika melakukan bisnisnya di Hong Kong. Menurut Kamar Dagang Amerika di Hong Kong, setidaknya ada sekitar 280 perusahaan memiliki kantor pusat regional di sana.

Dikatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia menyadari "lingkungan geopolitik yang semakin rumit dan risikonya".

"Kami hadir untuk mendukung anggota kami untuk menavigasi tantangan dan risiko tersebut sekaligus menangkap peluang berbisnis di wilayah ini (Hong Kong)," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!