Kerugian Capai Rp5 T, Pengusaha Ritel dan Mal Kompakan Minta Insentif
Kamis, 22 Juli 2021 - 16:14 WIB
Untuk itu, Aprindo meminta pemerintah ikut membantu para pelaku usaha mal dan aneka pusat belanja modern lainnya dengan memberi insentif. "Jadi kami minta kepada pemerintah untuk membantu pengusaha mal. Semoga suara-suara kami ini didengar," tukasnya.
Baca juga: Perpanjangan PPKM Darurat cuma 5 Hari, Saham Ritel Bikin Penasaran
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menghitung kerugian pengusaha ritel mencapai Rp5 triliun per bulan khusus Jawa-Bali. Perhitungan ini didasarkan atas minimnya pemasukan sementara ongkos pengeluaran tetap jalan.
Selanjutnya, Aprindo dan APPBI berharap agar pemerintah memerangi Covid-19 dengan lebih konsisten dalam pengawasan terhadap protokol kesehatan. "Yang diperangi itu Covid-nya, bukan ekonominya, bukan pelaku usahanya," cetus Roy.
Baca juga: Perpanjangan PPKM Darurat cuma 5 Hari, Saham Ritel Bikin Penasaran
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menghitung kerugian pengusaha ritel mencapai Rp5 triliun per bulan khusus Jawa-Bali. Perhitungan ini didasarkan atas minimnya pemasukan sementara ongkos pengeluaran tetap jalan.
Selanjutnya, Aprindo dan APPBI berharap agar pemerintah memerangi Covid-19 dengan lebih konsisten dalam pengawasan terhadap protokol kesehatan. "Yang diperangi itu Covid-nya, bukan ekonominya, bukan pelaku usahanya," cetus Roy.
(ind)
Lihat Juga :