Ketakutan kepada Vaksin AstraZeneca, Peneliti Asal RI Indra Rudiansyah dan Carina Joe Angkat Suara
Minggu, 01 Agustus 2021 - 07:16 WIB
Dia menjelaskan, bahwa semua obat-obatan memang memiliki efek dan itu memang normal terjadi. Sebagai contohnya, yakni kemoterapi untuk pengobatan kanker.
“Kita harus paham bahwa semua medicine itu ada side effectnya normal. Itu termasuk cancer, banyak orang melakukan kemoterapi yang sifatnya destruktif tapi masih banyak digunakan karena membawa benefit,” jelas Indra.
Baca Juga: Ikut Andil di Vaksin Astrazeneca, Erick Thohir Sebut Indra Rudiansyah Bisa Guncang Dunia
Lanjut Indra, penggunaan obat memang berdasarkan benefit dan risk yang timbulkan. Adapun terkait vaksin, sampai saat ini efek yang ditimbulkan karena Covid-19 lebih berbahaya daripada yang disebabkan oleh vaksin.
“Jadi penggunaan obat itu berdasarkan benefit dan risk yang ditimbulkan. Sampai sekarang ini, infeksi karena Covid-19 itu jauh lebih berbahaya daripada yang ditimbulkan oleh vaksin. Sebab, vaksin ada KIPI-nya, yaitu demam, mual, dan nyeri saat disuntik,” ujar dia.
“Kita harus paham bahwa semua medicine itu ada side effectnya normal. Itu termasuk cancer, banyak orang melakukan kemoterapi yang sifatnya destruktif tapi masih banyak digunakan karena membawa benefit,” jelas Indra.
Baca Juga: Ikut Andil di Vaksin Astrazeneca, Erick Thohir Sebut Indra Rudiansyah Bisa Guncang Dunia
Lanjut Indra, penggunaan obat memang berdasarkan benefit dan risk yang timbulkan. Adapun terkait vaksin, sampai saat ini efek yang ditimbulkan karena Covid-19 lebih berbahaya daripada yang disebabkan oleh vaksin.
“Jadi penggunaan obat itu berdasarkan benefit dan risk yang ditimbulkan. Sampai sekarang ini, infeksi karena Covid-19 itu jauh lebih berbahaya daripada yang ditimbulkan oleh vaksin. Sebab, vaksin ada KIPI-nya, yaitu demam, mual, dan nyeri saat disuntik,” ujar dia.
Lihat Juga :