Pelecehan Seksual Jadi Catatan Kelam Pertambangan Australia, BHP Pecat 48 Pekerja

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 21:50 WIB
Penyelidikan internal telah 'membuktikan' tuduhan dua pemerkosaan, satu percobaan pemerkosaan, dan tiga kasus ciuman paksa atau meraba-raba, kata penambang itu.

Tiga tuduhan kekerasan seksual lainnya masih diselidiki. Pelecehan seksual yang dialami pekerja perempuan, mulai dari sentuhan kepada bagian tubuh, kata-kata hingga gambar tidak senonoh yang dikirim rekan kerja mereka seperti disampaikan pihak perusahaan.

"Kami sangat menyesal dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada mereka yang telah mengalami, atau terus mengalami segala bentuk pelecehan seksual di tempat kerja kami," kata BHP dalam laporannya.

Dikatakan bahwa pihak perusahaan terus mendorong karyawan untuk tidak takut melaporkan soal insiden ini.

BHP mengatakan telah menginvestasikan 300 juta dolar Australia atau setara USD214 juta sejak 2019 untuk membuat lokasi kamp lebih aman. Tetapi pihak manajemen menambahkan "kita harus dan akan berbuat lebih banyak".

Baca Juga: Bob Dylan Digugat Kasus Pelecehan Seksual di Tahun 1965

Perbaikan terbaru terkait soal keamanan 24 jam, termasuk di antaranya memberikan pencahayaan yang lebih baik di kamp, lebih banyak kamera CCTV dan memasang rantai di pintu kamar.

Perusahaan juga membatasi pekerja untuk minuman beralkohol dalam sehari, dan melarang minum setelah pukul 22:00. Fortescue Metals dan Rio mengatakan, mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan program keselamatan dan pelatihan di tempat kerja bagi karyawan

'Hanya Dilihat Seperti Daging'
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!