PLN Antisipasi Kelangkaan Batu Bara untuk Pembangkitnya
Senin, 23 Agustus 2021 - 11:43 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengambil sejumlah langkah antisipasi menyusul adanya kelangkaan batu bara selama 6 bulan terakhir ini. Perseroan menilai, kelangkaan terjadi akibat cuaca, disparitas harga yang tinggi di pasar internasional (di kisaran USD163 per metrik ton), hingga imbas pandemi Covid-19.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi menyebut, sejumlah upaya dilakukan pihaknya untuk mengamankan pasokan batu bara. Di antaranya, menyiapkan digitalisasi, early warning system, integrated system dan kerja sama yang intensif antara PLN dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Baca juga: Ulama Al Azhar Bolehkan Pernikahan Paruh Waktu Picu Kemarahan
Selain itu, implementasi alternatif pasokan melalui pembelian batu bara di pasar spot, optimasi distribusi pasokan, dan perbaikan pengelolaan logistik termasuk penjadwalan pengiriman juga terus dilakukan.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi menyebut, sejumlah upaya dilakukan pihaknya untuk mengamankan pasokan batu bara. Di antaranya, menyiapkan digitalisasi, early warning system, integrated system dan kerja sama yang intensif antara PLN dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Baca juga: Ulama Al Azhar Bolehkan Pernikahan Paruh Waktu Picu Kemarahan
Selain itu, implementasi alternatif pasokan melalui pembelian batu bara di pasar spot, optimasi distribusi pasokan, dan perbaikan pengelolaan logistik termasuk penjadwalan pengiriman juga terus dilakukan.
Lihat Juga :