Properti Premium di Jakarta Timur Bidik Orang Kaya Jakarta
Rabu, 01 September 2021 - 22:34 WIB
Faktor kedua, terkait harga tanah di wilayah Jakarta Timur yang relatif lebih murah dibandingkan wilayah-wilayah lain di Jakarta. Situasi ini juga menjadi daya tarik buat calon pembeli. Faktor lokasi, dan keterjangkauan harga yang ditawarkan, disebut Yayat menjadi pilihan rasional untuk masyarakat yang memprioritaskan punya tempat tinggal di ibu kota. Oleh karena itu pengembangan permukiman di Jakarta Timur menurut Yayat juga relatif menyasar masyarakat produktif yang bekerja di Jakarta, dengan harga properti moderat. Wilayah Jakarta Timur dinilai dapat memberikan akses yang lebih mudah ke pusat Jakarta.
(Baca Juga : Sinar Mas Terus Salurkan Donasi Oksigen ke Sejumlah Pemprov )
“Pasar pasti membaca kebutuhan, terutama buat masyarakat produktif yang bekerja di Jakarta sehingga orang memilih tempat tinggal pasti tidak akan jauh dari tempat kerjanya. Maksimal 25 kilometer, atau dua jam perjalanan, lebih dari itu sudah relatif tidak menarik,” sambung Yayat. Pertumbuhan properti di Jakarta Timur tercatat paling pesat dibandingkan wilayah-wilayah lain, terutama untuk jenis rumah tapak. Indeks harga properti Jakarta Timur mencapai 137,7 pada kuartal I-2021. Angka ini hanya kalah dengan Depok dengan indeks 144 untuk wilayah Jabodetabek. Harga properti Jakarta Timur tak pernah merosot sejak 2019, sementara wilayah lainnya tercatat fluktutatif.
(Baca Juga : Sinar Mas Terus Salurkan Donasi Oksigen ke Sejumlah Pemprov )
“Pasar pasti membaca kebutuhan, terutama buat masyarakat produktif yang bekerja di Jakarta sehingga orang memilih tempat tinggal pasti tidak akan jauh dari tempat kerjanya. Maksimal 25 kilometer, atau dua jam perjalanan, lebih dari itu sudah relatif tidak menarik,” sambung Yayat. Pertumbuhan properti di Jakarta Timur tercatat paling pesat dibandingkan wilayah-wilayah lain, terutama untuk jenis rumah tapak. Indeks harga properti Jakarta Timur mencapai 137,7 pada kuartal I-2021. Angka ini hanya kalah dengan Depok dengan indeks 144 untuk wilayah Jabodetabek. Harga properti Jakarta Timur tak pernah merosot sejak 2019, sementara wilayah lainnya tercatat fluktutatif.
(dar)
Lihat Juga :