KBI Berubah Menjadi Digital Corporation, Dampaknya Minimalis Human Error

Kamis, 09 September 2021 - 22:05 WIB
“Dengan transformasi ini, kedepan KBI akan mengedepankan aspek teknologi digitalnya dalam menjalankan layanan bisnis. Semua sedang dalam proses, dan kami targetkan dalam beberapa waktu kedepan, KBI sudah bisa 100% berubah menjadi Digital Corporation. Harapan kami, tentunya ke depan dengan adanya transformasi menuju digital corporation ini, akan dapat mendorong kinerja korporasi," ucap Fajar Wibhiyadi

Selain itu Ia juga menerangkan, dengan transformasi ini juga akan memberikan dampak positif terhadap para pemangku kepentingan. Hal ini karena dari segi layanan akan bisa lebih cepat dan akurat, serta meminimalisasi terjadinya human error, karena semua sudah menggunakan teknologi digital.

Baca Juga: Kliring Berjangka Targetkan Laba 2021 Tumbuh 20%

Sebelum melakukan transformasi menuju digital corporation, kinerja KBI bisa dikatakan cukup mengkilap. Dalam 5 tahun terakhir, perolehan laba KBI mengalami peningakatan mencapai 941 %. Sedangkan dalam hal asset, dalam 5 tahun terjadi peningkatan sebesar 169 %. Bahkan di tahun 2020 saat Indonesia berada di tengah pendemi, KBI mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 31,98 %, meningkat dari Rp 50,3 Miliar di tahun 2019 menjadi Rp 66,4 Miliar.

“Kami proyeksikan, dengan tranformasi ini korporasi akan mengalami peningkatan dari sisi kinerja korporasi. Tantangannya adalah bagaimana melakukan transformasi sumber daya manusianya. Dengan menjadi digital corporation, tentunya semua sumber daya manusia yang ada juga harus bertransformasi, yaitu memiliki digital mindset. Untuk itu, kami juga terus melakukan berbagai program pengembangan SDM, yang disesuaikan dengan kebutuhan korporasi kedepan," ungkap Fajar Wibhiyadi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!