Indonesia Jadi Presidensi G20, BI Ingin Perkuat Kerja Sama Pembayaran Digital
Rabu, 15 September 2021 - 07:43 WIB
"Karenanya ini akan kita dorong atau yang sering kita sebut cross border payment, agar ke depan sistem pembayaran secara luas bisa mengatasi berbagai permasalahan," ujar Perry pada Konferensi Pers Presidensi Indonesia di G-20 secara daring, Selasa (14/9/2021).
Baca juga: Taliban Eksekusi Sniper Pasukan Khusus Afghanistan Sekutu Militer Inggris
Harapannya CBDC bisa menurunkan biaya, bisa mempercepat, memperluas akses, serta praktik-praktik pasar yang baik. Digitalisasi sistem pembayaran juga mendukung percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan.
Presidensi G20 akan dipegang oleh Indonesia selama satu tahun mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 mendatang. Dengan itu Indonesia akan memperkuat kerja sama dengan negara-negara lain untuk pemulihan dari dampak pandemi Covid-19.
Baca juga: Taliban Eksekusi Sniper Pasukan Khusus Afghanistan Sekutu Militer Inggris
Harapannya CBDC bisa menurunkan biaya, bisa mempercepat, memperluas akses, serta praktik-praktik pasar yang baik. Digitalisasi sistem pembayaran juga mendukung percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan.
Presidensi G20 akan dipegang oleh Indonesia selama satu tahun mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022 mendatang. Dengan itu Indonesia akan memperkuat kerja sama dengan negara-negara lain untuk pemulihan dari dampak pandemi Covid-19.
(uka)
Lihat Juga :