Strategi Bos Hugo Boss Hidupkan Lagi Bisnis yang Mati Suri Imbas Pandemi
Kamis, 16 September 2021 - 23:50 WIB
Seperti diketahui, penjualan ritel merek Hugo Boss dan entitas anaknya telah pulih semenjak berkurangnya pembatasan kunjungan di pusat perbelanjaan, terutama terjadi di Inggris dan China.
Terkait rencana akuisisi perusahaan fashion lain, Daniel melirik pasar busana di Eropa. "Di Eropa, bukan di Amerika Serikat yang masih belum punya pemain besar di sektor premium," ujarnya yang masih enggan menyebutkan secara spesifik nama perusahaan yang akan dibelinya.
Baca juga: Cara Menghitung Bunga KPR Floating Sebelum Ambil Cicilan Rumah
Belakangan ini, muncul kasak-kusuk di pemberitaan bahwa Hugo Boss akan membawa masuk sejumlah investor baru untuk menambah modal kerja. "Itu bukan jadi hal yang perlu ditanyakan sekarang," cetusnya.
Daniel, yang baru mendapat kursi CEO pada Juni lalu, dinilai memiliki ambisi besar untuk menjadikan Hugo Boss sebagai salah satu dari 100 merek global teratas dunia. Terbukti, perusahaan mengucurkan dana pemasaran sebesar 100 juta Euro hingga 2025.
Terkait rencana akuisisi perusahaan fashion lain, Daniel melirik pasar busana di Eropa. "Di Eropa, bukan di Amerika Serikat yang masih belum punya pemain besar di sektor premium," ujarnya yang masih enggan menyebutkan secara spesifik nama perusahaan yang akan dibelinya.
Baca juga: Cara Menghitung Bunga KPR Floating Sebelum Ambil Cicilan Rumah
Belakangan ini, muncul kasak-kusuk di pemberitaan bahwa Hugo Boss akan membawa masuk sejumlah investor baru untuk menambah modal kerja. "Itu bukan jadi hal yang perlu ditanyakan sekarang," cetusnya.
Daniel, yang baru mendapat kursi CEO pada Juni lalu, dinilai memiliki ambisi besar untuk menjadikan Hugo Boss sebagai salah satu dari 100 merek global teratas dunia. Terbukti, perusahaan mengucurkan dana pemasaran sebesar 100 juta Euro hingga 2025.
(ind)
Lihat Juga :