Perluas Akses Pasar, Gernas BBI Dorong Pemerataan Ekonomi
Selasa, 28 September 2021 - 16:29 WIB
Dia mengatakan, 56% pengguna layanan ekonomi digital berdomisili di luar perkotaan. Hal ini, kata dia, turut mendorong pemerataan ekonomi nasional. Hal ini sejalan dengan tujuan penetrasi internet, infrastruktur, dan teknologi digital oleh pemerintah yakni memaksimalkan potensi ekonomi untuk pemerataan kesejahteraan rakyat.
Fiki menambahkan, di tengah terpaan pandemi saat ini, Indonesia masih mencatatkan pendapatan ekonomi digital mencapai USD44 miliar atau setara dengan Rp640 triliun. Bahkan, potensi ekonomi digital Indonesia di tahun 2025 berdasarkan data Google adalah sebesar USD124 miliar atau sekitar Rp1.700 triliun.
Baca Juga: Koma Lebih dari 15 Tahun, Pangeran Arab Saudi Tak Kunjung Bangun
"Dan yang paling penting, yang selalu dipesankan oleh pak Presiden kepada Menteri Teten adalah bagaimana infrastruktur yang dibangun pemerintah ini dapat dikembalikan, dapat dirasakan sebanyak-banyaknya manfaatnya untuk rakyat Indonesia, bukan asing," pungkas Fiki.
Fiki menambahkan, di tengah terpaan pandemi saat ini, Indonesia masih mencatatkan pendapatan ekonomi digital mencapai USD44 miliar atau setara dengan Rp640 triliun. Bahkan, potensi ekonomi digital Indonesia di tahun 2025 berdasarkan data Google adalah sebesar USD124 miliar atau sekitar Rp1.700 triliun.
Baca Juga: Koma Lebih dari 15 Tahun, Pangeran Arab Saudi Tak Kunjung Bangun
"Dan yang paling penting, yang selalu dipesankan oleh pak Presiden kepada Menteri Teten adalah bagaimana infrastruktur yang dibangun pemerintah ini dapat dikembalikan, dapat dirasakan sebanyak-banyaknya manfaatnya untuk rakyat Indonesia, bukan asing," pungkas Fiki.
(fai)
Lihat Juga :