BRGM Bina Masyarakat Manfaatkan Limbah Mangrove untuk Membatik
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 11:16 WIB
Lia menyebut kelompoknya yang terdiri dari 25 orang itu terdiri dari generasi muda yang kreatif dan inovatif. Mereka juga menggerakan ibu-ibu untuk membantu proses produksi, sehingga warga di desanya kini mempunyai sumber penghasilan baru. Sebagai pengrajin yang turut membuat motif dari pewarna alam, Lia ingin membuktikan jika batik kini lebih ‘fashionable’ dengan motif yang lebih beragam.
Baca Juga : Industri Pengguna AI Meningkat, Kebutuhan Talenta Digital Mendesak
“Kalau di sini, batik itu di pakai oleh semua lapisan dari anak-anak sampai dewasa. Dulu kan stigmanya batik untuk orangtua saja dan gak cocok untuk anak muda, gak modislah, tapi sekarang batik sudah banyak diminati anak muda karena banyak model yang bisa dikolaborasikan, jadi kita harus bangga pakai batik,” tutupnya.
Kepala Kelompok Kerja Bidang Hubungan Masyarakat, Didy Wurjanto menambahkan pelatihan ini merupakan kontribusi BRGM dalam melestarikan kearifan lokal dan menjadi sumber pendapatan tambahan ditengah pandemi.
Selain itu, Didy berharap pelatihan ini dapat meningkat partisipasi masyarakat dalam perlindungan dan upaya restorasi gambut dan mangrove. Sejauh ini, telah dilatih 110 perempuan dari provinsi target BRGM.
Baca Juga : Industri Pengguna AI Meningkat, Kebutuhan Talenta Digital Mendesak
“Kalau di sini, batik itu di pakai oleh semua lapisan dari anak-anak sampai dewasa. Dulu kan stigmanya batik untuk orangtua saja dan gak cocok untuk anak muda, gak modislah, tapi sekarang batik sudah banyak diminati anak muda karena banyak model yang bisa dikolaborasikan, jadi kita harus bangga pakai batik,” tutupnya.
Kepala Kelompok Kerja Bidang Hubungan Masyarakat, Didy Wurjanto menambahkan pelatihan ini merupakan kontribusi BRGM dalam melestarikan kearifan lokal dan menjadi sumber pendapatan tambahan ditengah pandemi.
Selain itu, Didy berharap pelatihan ini dapat meningkat partisipasi masyarakat dalam perlindungan dan upaya restorasi gambut dan mangrove. Sejauh ini, telah dilatih 110 perempuan dari provinsi target BRGM.
(dar)
Lihat Juga :