6 Band Rock Legendaris Terkaya Dunia, Ada Queen hingga Metallica
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 14:14 WIB
Legendaris musik rock dunia ini masuk peringkat 4 penjualan album fisik setelah menggerakkan rekaman mereka. Mereka juga menduduki peringkat 7 royalti penerbitan sebesar USD2,4 juta karena para anggota asli menulis semua lagu mereka.
Dan dalam pencapaian penting untuk sebuah band rock, Queen menghasilkan 1,2 miliar streaming audio on demand tahun 2020, suatu prestasi yang belum pernah dilakukan oleh artis warisan lainnya dalam daftar ini termasuk Pink Floyd, Eagles, Metallica, dan AC/DC. Mereka bahkan lebih baik secara internasional dan menduduki peringkat teratas Global Money Makers 2020.
3. Metallica
Metallica memiliki penghasilan mencapai USD9 Juta atau setara Rp 130,86 miliar. Metallica memiliki master rekamannya, yang berarti royalti band dihitung pada tingkat 78% di mana 4% diberikan kepada produser albumnya.
Meskipun raksasa heavy metal ini belum mengeluarkan album studio sejak Hardwired… To Self-Destruct tahun 2016, rilisan live set S&M2 pada Agustus 2020 dan versi remaster digital dari katalog 10 album mereka mencapai peringkat 10 dalam penjualan album fisik dengan 334.000 kopi dan sebanyak 47% dari penjualan tersebut dijual dalam format vinyl dengan harga lebih tinggi.
Alhasil Metallica menempati peringkat 7 dalam royalti penjualan keseluruhan dengan pendapatan mencapai USD3,7 juta. Para dewa metal ini juga mengumpulkan 1,3 miliar dalam streaming gabungan dengan monetisasi mencapi USD3,9 juta dalam bentuk royalti.
4. Pink Floyd
Pink Floyd berhasil meraup pundi-pundi kekayaan mencapai USD8,8 Juta atau setara Rp 127,95 miliar. Pink Floyd belum merilis album studio sejak 2014 dan masih berhasil menyelesaikan penjualan album fisik ke-10 pada tahun 2020 sebanyak 402.000 kopi, dibantu oleh perilisan ulang deluxe box set dari film dan album konsernya, Delicate Sound of Thunder.
Rocker psikedelik klasik ini mendapat peringkat lebih tinggi dalam kategori royalti penjualan menmepati peringkat 4 dengan USD4,3 juta ditopang kepemilikan master rekaman mereka dan menuai tingkat royalti yang lebih tinggi. Total penghasilan itu juga didorong oleh preferensi penggemar untuk kopian vinyl album menyumbang 72% dari penjualan fisik.
Lihat Juga :