Inflasi Capai 0,07%, Bank Indonesia Perkuat Stabilitas Harga
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:12 WIB
"Bank Indonesia terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, mengendalikan inflasi tetap rendah dan terkendali dalam sasarannya sebesar 3,0% ± 1% pada 2020," ujar Onny di Jakarta, Rabu (3/6/2020). (Baca : Inflasi Mei Rendah 0,07%, Ekonom: Daya Beli Kurang )
Sebagai informasi, inflasi IHK Mei 2020 yang rendah dipengaruhi inflasi inti yang melambat yakni dari 0,17% (mtm) pada bulan sebelumnya menjadi 0,06% (mtm).
Menurut kelompok barang, perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh deflasi komoditas bawang bombay dan gula pasir, serta meredanya inflasi emas perhiasan.
Secara tahunan, inflasi inti tercatat 2,65% (yoy), melambat dibandingkan dengan inflasi April 2020 sebesar 2,85% (yoy). Inflasi inti yang melambat tidak terlepas dari pengaruh melambatnya permintaan akibat pandemi Covid-19, konsistensinya kebijakan Bank Indonesia mengarahkan ekspektasi inflasi, rendahnya harga komoditas global, dan terjaganya stabiitas nilai tukar.
Lalu, kelompok volatile food juga kembali mencatat deflasi sebesar 0,50% (mtm), lebih dalam dibandingkan dengan perkembangan bulan sebelumnya yang mengalami deflasi sebesar 0,09% (mtm).
Sebagai informasi, inflasi IHK Mei 2020 yang rendah dipengaruhi inflasi inti yang melambat yakni dari 0,17% (mtm) pada bulan sebelumnya menjadi 0,06% (mtm).
Menurut kelompok barang, perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh deflasi komoditas bawang bombay dan gula pasir, serta meredanya inflasi emas perhiasan.
Secara tahunan, inflasi inti tercatat 2,65% (yoy), melambat dibandingkan dengan inflasi April 2020 sebesar 2,85% (yoy). Inflasi inti yang melambat tidak terlepas dari pengaruh melambatnya permintaan akibat pandemi Covid-19, konsistensinya kebijakan Bank Indonesia mengarahkan ekspektasi inflasi, rendahnya harga komoditas global, dan terjaganya stabiitas nilai tukar.
Lalu, kelompok volatile food juga kembali mencatat deflasi sebesar 0,50% (mtm), lebih dalam dibandingkan dengan perkembangan bulan sebelumnya yang mengalami deflasi sebesar 0,09% (mtm).
Lihat Juga :