Penipuan Atas Nama Bea Cukai: Modus Lama, Korban Baru
Senin, 18 Oktober 2021 - 12:25 WIB
Pada dasarnya, kata Syarif, penipuan ini sifatnya klasik. Sudah ada sejak dulu, misalnya saat Facebook mulai beredar. Apalagi saat ini muncul berbagai sosial media dengan pengguna baru setiap hari, tak ayal korban makin banyak.
"Penipuan seperti ini klasik, mulai muncul satu per satu. Tapi permasalahannya yang sudah tertipu banyak yang baru masuk sosial media. Tentunya korban berbeda dari waktu ke waktu," jelasnya.
Baca juga: KEK Mandalika Magnet Bagi Pelaku UMKM Membentuk Perseroan Perorangan
Syarif membeberkan fakta bahwa pengaduan yang masuk ke Bea Cukai saat ini sudah mencapai ribuan kasus. Rata-rata bulan ini saja 1.700 masyarakat sudah mengaku tertipu dengan berbagai modus.
Untuk itu masyarakat diimbau memastikan sendiri status atau tagihan bea masuk dan pajak barang yang dikirim. Pengecekan bisa dilakukan dengan menghubungi BRAVO Bea Cukai di nomor 15000225 atau melalui website beacukai.go.id.
"Penipuan seperti ini klasik, mulai muncul satu per satu. Tapi permasalahannya yang sudah tertipu banyak yang baru masuk sosial media. Tentunya korban berbeda dari waktu ke waktu," jelasnya.
Baca juga: KEK Mandalika Magnet Bagi Pelaku UMKM Membentuk Perseroan Perorangan
Syarif membeberkan fakta bahwa pengaduan yang masuk ke Bea Cukai saat ini sudah mencapai ribuan kasus. Rata-rata bulan ini saja 1.700 masyarakat sudah mengaku tertipu dengan berbagai modus.
Untuk itu masyarakat diimbau memastikan sendiri status atau tagihan bea masuk dan pajak barang yang dikirim. Pengecekan bisa dilakukan dengan menghubungi BRAVO Bea Cukai di nomor 15000225 atau melalui website beacukai.go.id.
(uka)
Lihat Juga :