Sandiaga dan Rumah Siap Kerja Inisiasi Gerakan Sosial #KitaPeduli
Senin, 18 Oktober 2021 - 18:13 WIB
Dia memaparkan, gerakan sosial #KitaPeduli mengajak seluruh pihak untuk bantu pelaku UKM parekraf dengan berdonasi. Tujuannya agar terus menebar optimisme dan semangat bagi para pelaku parekraf di tengah badai pandemi Covid-19. Hasil donasi tersebut nantinya akan digunakan untuk membeli paket kebutuhan pokok (sembako) dan paket kesehatan yang akan didistribusikan kepada target 50.000 pelaku UKM parekraf di 34 provinsi di Indonesia.
"Inilah saatnya kita membantu pelaku UKM Parekraf Indonesia yang telah terdampak pandemi. InsyaAllah melalui pembagian paket kebutuhan pokok dan paket kesehatan kepada para pelaku UKM parekraf di daerah Cisarua dan sekitarnya ini bisa menjadi awal yang baik untuk kita bergotong royong, membangkitkan industri parekraf," jelasnya.
Dengan begitu, kata dia, mereka dapat kembali menggerakkan ekonomi setempat, mengoptimalkan kesempatan dan peluang, tetap berkegiatan dengan aman dan sehat. Tentunya, hal ini juga diharapkan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi sebanyak-banyaknya masyarakat.
Sementara itu, Direktur Eksekutif PT Perkebunan Nusantara VIII Mohammad Yudayat menyampaikan apresiasinya kepada upaya Kemenparekraf dan RSK. "Saya tahu betul bahwa kondisi di lapangan, para pelaku usaha ekowisata itu banyak menemukan kesulitan menarik pelanggan, sehingga akhirnya mereka juga amat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok dan kebutuhan kesehatan mereka," ungkap Mohammad.
Baca Juga: Sandiaga Uno: Toilet Bersih Dukung Pengembangan Pariwisata
"Inilah saatnya kita membantu pelaku UKM Parekraf Indonesia yang telah terdampak pandemi. InsyaAllah melalui pembagian paket kebutuhan pokok dan paket kesehatan kepada para pelaku UKM parekraf di daerah Cisarua dan sekitarnya ini bisa menjadi awal yang baik untuk kita bergotong royong, membangkitkan industri parekraf," jelasnya.
Dengan begitu, kata dia, mereka dapat kembali menggerakkan ekonomi setempat, mengoptimalkan kesempatan dan peluang, tetap berkegiatan dengan aman dan sehat. Tentunya, hal ini juga diharapkan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi sebanyak-banyaknya masyarakat.
Sementara itu, Direktur Eksekutif PT Perkebunan Nusantara VIII Mohammad Yudayat menyampaikan apresiasinya kepada upaya Kemenparekraf dan RSK. "Saya tahu betul bahwa kondisi di lapangan, para pelaku usaha ekowisata itu banyak menemukan kesulitan menarik pelanggan, sehingga akhirnya mereka juga amat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok dan kebutuhan kesehatan mereka," ungkap Mohammad.
Baca Juga: Sandiaga Uno: Toilet Bersih Dukung Pengembangan Pariwisata
Lihat Juga :