PT KAI Terus Tekan Kerugian, Maksimal Rp700 Miliar Tahun Ini

Kamis, 21 Oktober 2021 - 17:37 WIB
PT KAI sukses melakukan efisiensi hingga bisa menekan kerugian dari Rp1,7 triliun pada tahun 2020 menjadi maksimal Rp700 miliar tahun ini. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berupaya melakukan efisiensi untuk mengurangi beban kinerja keuangan perusahaan akibat ketidakpastian dampak pandemi Covid-19. Hasilnya, pada paruh pertama tahun 2021, perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan senilai Rp7,46 triliun sekaligus memangkas rugi bersih.

Corporate Deputy Director of Finance Consolidation PT KAI, Jagatsyah Aminullah, memproyeksikan kerugian diharapkan berkurang dari Rp1,7 triliun pada tahun 2020 menjadi maksimal Rp700 miliar di tahun 2021.



"Perseroan terus berinovasi secara efektif dan efisien agar kinerja keuangan bisa lebih lincah dalam merespons dampak yang timbul akibat pandemi Covid-19," tutur Jagatsyah, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: KIT Batang Bakal Sumbang Pendapatan PPRO Rp1,5 Triliun

Jagatsyah menjabarkan efisiensi meliputi sisi internal maupun eksternal. Mulai dari aspek perbankan, seperti relaksasi pinjaman hingga efisiensi di bidang perpajakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!