Gula-gula Insentif Pemerintah Bikin Industri Otomotif RI Bergairah

Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:31 WIB
Menurut Yohannes, selama pandemi Covid-19, industri otomotif sempat mengalami hambatan khususnya pada masa awal darurat Covid-19 pada bulan April hingga Mei 2020. Meski demikian, Gaikindo tetap bersyukur karena pemerintah tidak menutup sepenuhnya industri otomotif.

"Luar biasa support dari pemerintah karena selama masa pandemi pabrik mobil tidak ditutup, tapi kita jalankan secara berkembang, seperti IOMKI, pabrik kita tetap jalan meski dalam pembatasan. Oleh sebab itu mungkin jika ada yang beli mobil belum bisa dapat, karena masih harus antre, mohon maaf akan kami bereskan," tuturnya.

Dia mengungkapkan, seiring menurunnya kasus Covid-19, kini industri otomotif kembali merekrut banyak pegawai untuk bekerja di pabrik. Pemulihan industri otomotif ini, disebut Yohannes juga bagian dari kebijakan pemerintah seperti memberikan diskon PPnBM 100% ditanggung pemerintah.

"Hasilnya bulan September dan Oktober (kinerja) industri otomotif lebih baik. Tapi yang jelas sebelum pandemi, penjualan kita sebulan rata-rata 90 ribu, pernah terpuruk di bulan April-Mei tahun lalu hanya 25 ribu unit per bulan. Pada tahun 2021, dari Juni, Juli, Agustus sampai September penjualan kita sudah kembali di angka 85.000 unit. Ini luar biasa," bebernya.

Baca juga: Asoy, DP Kendaraan Bermotor 0 Persen Diperpanjang hingga Akhir 2022
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!